Perang Dingin Radio Shack dan Contador sudah dimulai
Zonasepeda – Gelaran Grand Tour de France 2010 dan ajang Pro Tour ditahun 2010 belum dimulai, perang dingin antara para jawara sudah dimulai. Setalah pernyataan Lance Armstrong pada Australian magazine Sport&Style, dimana Armstrong membenarkan bahwa hubunganya dengan Juara TDF 2007 dan 2009 Alberto Contador sangat tidak baik.
Tanggapan Armstrong dilontarkan menaggapi isu yang terus berhembus bahwa terjadi keretakan ditubuh Astana ketika Tour de France 2009, bahkan setelah Tour de France usai, El Pistolero Alberto Contador memberikan pernyataan pada media spanyol bahwa dia sama sekali tidak mengagumi juara TDF tujuh kali tersebut, tapi sebagai pembalap sepeda Contador mengakui bahwa Lance adalah Great Champion.
Ketika Tour de France 2009 berlangsung, terjadi konflik internal di tim Astana, Sang Captain Alberto Contador dan Legenda tour de france Lance Armstrong. Adanya dua calon juara tour de france tentunya memberikan masalah tersendiri bagi Tim tersebut, pernyataan disela-sela race TDF 2009 mengarah bahwa hubungan mereka tidak baik.
Akhirnya semua terbuka, setelah Armstrong memboyong hampir semua skuad Astana termasuk manajer tim yang telah mengantarkannya merebut TDF sebanyak tujuh kali, Johan Bruyneel, Lance memutuskan memutuskan membuat Pro Team sendiri yaitu “Radio Shack” yang diperkuat hampir setengah pembalap dan official Astana.
Perang dingin sudah dimulai antara jawara Pro Tour tersebut, dari dulu Lance memang terkenal sebagai rider yang cerdas, tidak hanya diatas sadle ketika race, akan tetapi mampu membuat para pesaingnya drop dengan pernyataan-pernyataanya pada media. Setelah pernyataan Lance soal Contador sekarang giliran Johan Bruyneel ikut memberikan tekanan mental pada Contador.
Johan Bruyneel manajer Pro Cycling Team yang sangat briliant, kita semua tahu setelah Lance memutuskan pensiun dari Pro Tour, Bruynell mempunyai anak emas yaitu Contador. Johan mengantarkan Alberto Contador merebut 2 kali Tour de France, 1 kali Giro D’italia dan 1 kali Vuelta a Espana.
Dalam sebuah wawancara dengan majalah Belgia Knack Magazine, Johan Bruyneel mulai memberikan pernyataan yang bernada menyerang pada Juara Tour de France 2009 Alberto Contador.
Ketika ditanya tentang komentar Contador setelah Tour de France tentang bagaimana dia tidak mengagumi Armstrong, Bruyneel berkata, “Alberto harus lebih banyak belajar bahwa ketenaran bersifat sementara. Suatu saat kakinya juga akan menyerah.”
“Contador melesat seperti roket,” lanjut Bruyneel “Pada tahun 2007 ia memenangkan Tour ketika tidak ada yang menduga semua itu. Tiba-tiba, ia menjadi seorang superstar, menjadi konsumsi publik, seorang dewa di mata orang-orang Spanyol. Dia punya uang sebanyak yang ia inginkan , dan tidak mudah untuk berurusan dengan semua ini ketika Anda hanya pemuda berusia 26 tahun dan berasal dari pinggiran kota Madrid. ”
Bruyneel kemudian mengatakan bahwa karakter Contador berubah negatif,”saya tidak mampu membuatnya menjadi sediakala, itu semua menurut pandangan saya, dan merupakan salah satu alasan kami berpisah.”
Akankah Contador menanggapi peryataan Lance dan Johan Bruyneel, ikuti terus liputan menjelang Pro Tour 2010 di zonasepeda.com. Happy Cycling,














